Banner Float Atas

Kamis, 20 Maret 2014

Agen Taruhan - Goyangan Unik Perut Roger Milla

Agen Taruhan


Goyangan Unik Perut Roger Milla

Agen Taruhan - Hingga saat ini, penampilan Kamerun di Piala Dunia 1990 selalu menjadi standar yang senantiasa ingin disamai oleh setiap negara Afrika di lapangan internasional.


Agen Taruhan - Goyangan Unik Perut Roger Milla
Agen Taruhan - Goyangan Unik Perut Roger Milla

Sukses Kamerun melaju ke babak perempat-final tidak bisa dilampaui tim Afrika lain. Sementara, nilai partisipasi mereka di Italia yang sesungguhnya adalah menempatkan Afrika di peta kekuatan sepakbola dunia. Penampilan itu diwarnai oleh selebrasi ikonik Roger Milla selama turnamen.

Gaya selebrasi Milla mewakili jiwa kelincahan serta keistimewaan Afrika. Milla sendiri tak ubahnya sosok yang tepat untuk mewakili pemain Afrika yang naif, tanpa dosa, dan penuh misteri. Tim seperti Zaire pernah menunjukkannya dengan derajat yang berbeda saat tampil di Piala Dunia Jerman Barat 1974.

Di Italia, Milla mempersembahkan kejayaan Afrika sekaligus mengubah citra terhadap tim-tim asal benua tersebut. Usianya sudah memasuki 38 tahun saat itu. Dia termasuk pemain yang sukses dengan pernah merebut gelar di level klub serta pemain terbaik Afrika sebelum pindah bermain di Prancis pada 1977.

Di Bastia dia menjuarai Piala Prancis 1980 dan bertahan di Prancis hingga 1989. Rekornya 111 gol dalam 310 pertandingan yang terbentang selama 11 musim. Partisipasi Milla ke Italia 1990 memberikan kisah yang menarik diceritakan hingga bertahun-tahun kemudian.

Taruhan Bola 168sdbet.com Memberitakan, Bukan, bukan karena nama belakangnya yang sebenarnya tercantum "Miller" di akte kelahiran, tetapi murni karena penampilannya. Senyum yang polos, ompong, gaya larinya yang kikuk, postur tubuh yang kurus, dan diimbuhi rambut yang mulai menipis, Milla membuat pertahanan Kolombia kocar-kacir. Kamerun dibawanya melewati babak 16 besar.

Sebelumnya, Kamerun secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Argentina pada laga pembuka turnamen. Dua gol Milla merontokkan Rumania pada laga berikutnya. Dua gol tersebut membuktikan kombinasi oportunisme, kekuatan, kecepatan, serta kemampuan menyelesaikan yang mumpuni. Gol-gol inilah yang memperkenalkan Milla kepada publik dunia. Tiap kali mencetak gol dia berlari ke pojok lapangan dan berdansa di depan bendera tendangan sudut. Fans sepakbola tidak hanya sekali menyaksikan selebrasi itu.

Di babak 16 besar, Milla lagi-lagi tampil sebagai pembeda. Tendangan bertenaganya membuka keunggulan Kamerun sebelum melesakkan gol kedua dengan memanfaatkan kecerobohan Rene Higuita.

Selebrasi Milla dikagumi dan dikenang karena dirayakan penuh kegembiraan dari seorang pemain kawakan yang benar-benar menikmati pertandingan sepakbola ditambah dengan gairah dan kesenangan bak anak kecil.

Selebrasi itu hanya menjadi simbol penting bagi bersemangat sepakbola Afrika. Selebrasi itu tidak hanya menjadi sekadar kesenangan gol, tetapi juga menangkap banyak karakter yang dimiliki tim Afrika, seperti keseniannya individu, semangat bermain, dan kegembiraan. Judi Online 168sdbet.com
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar